Kenapa berjudul Season 2? Karena saya menulis opening letter ini tepat di hari pertama dimulainya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yaitu 3 Juli, saat riuhnya gelombang kedua masuknya virus corona di Indonesia.
Kalau saja dibuat TV series, pandemi ini rasanya tak habis bermusim-musim. Begitu banyak cerita yang menghampiri kita. Tidak ada cerita yang bikin kita super bahagia di dalamnya, walau katanya, kita harus girang dalam menghadapi pandemi ini.
Sulit sekali menghadapi pandemi ini, ya. Harus girang, harus fit, harus berjemur, harus minum vitamin, harus makan makanan bergizi, tubuh harus bergerak, biar kekebalan tubuh meningkat, supaya virus menjauh atau bahkan tak sanggup menghadapi tubuh kita yang bugar ini. Lalu, gimana caranya?
Ah, sudahlah. Saya tidak bisa menjelaskan satu per satu, karena mungkin kita sudah sering juga melihatnya di media online. Ingat, ini sudah gelombang kedua, jadi sudah sekian lama kita membaca aturan ini itu tentang kesehatan tubuh yang harus dijaga.
Jadi, keinginan saya bikin website ini bukan untuk itu. Sekali lagi, bukan sama sekali.
Saya cuma ingin mendengarkan kamu yang ingin didengar ceritanya atau bahkan mungkin ingin belajar mendengarkan wanita lain membahas tentang segala hal. Hanya itu.
Harapannya: kita semua bisa sama-sama girang dalam menghadapi pandemi ini. Entah bagaimana prosesnya. Tapi saya rasa, kita bisa. (*)
Photo by engin akyurt on Unsplash

