Marie Kondo

Marie Kondo

Siapa dia? Hematnya, dia bisa dibilang seorang konsultan dalam hal beres-beres rumah. Beberes ada konsultannya? Jangan bingung. Baca terus, ya.

‘Spark Joy’
Meme ‘does it spark joy?’ sempat muncul di mana-mana sejak tv series-nya ramai menjadi pembicaraan banyak orang. Apa saja tips berbenah ala Marie Kondo?

[su_highlight]Lakukan berdasarkan kategori, bukan ruangan, lokasi atau yang lainnya[/su_highlight]
Misalnya saja, kamu mau beberes baju, lebih baik benahi semua bajumu di berbagai tempat penyimpanan. Dan, menurut Kondo, lebih baik dimulai dengan baju dulu, karena kita cenderung tidak punya kedekatan emosional dengan baju yang kita pakai. Saya jadi ragu, memang iya ya? He..he..

[su_highlight]Melipat secara vertikal[/su_highlight]
Menurut Kondo, ketika kita mengatur dan melipat segala sesuatu secara vertikal, akan banyak menghemat tempat penyimpanan, dan menjadi lebih mudah dalam menemukan segala sesuatunya. Selalu saja ada solusinya!

[su_highlight]Organisir barangmu sendiri[/su_highlight]
Ini super penting. Karena siapa lagi yang mengenal penyimpanan barang kita kecuali diri sendiri? Jadi, jangan coba-coba mengorganisir barang orang lain tanpa sepengetahuan si pemilik barang, ya. Kecuali, satu hal. Yaitu, foto. Mengorganisir album foto bisa dilakukan bersama. Bahkan mungkin akan lebih menyenangkan, karena akan memunculkan memori bersama.

[su_highlight]Tinggalkan ‘masa lalu’ [/su_highlight]
Ini bagian paling sulit. Hilangkan barang-barang yang tidak mencerminkan siapa diri kita saat ini. Tentunya dengan tetap merasa bersyukur, kita akan merasa lega sesudahnya. Hiduplah bersama barang-barang yang ‘spark joy’.

Baru setelah berhasil mengorganisir barang-barang yang ‘spark joy’ dalam hidupmu saat ini, cobalah untuk memastikan mana yang akan disimpan karena diinginkan atau memang diperlukan. Lalu, cobalah untuk menyimpan barang yang memang paling sering dipakai di tempat yang lebih mudah untuk dicapai, ketimbang barang yang jarang digunakan tapi masih diperlukan.

Bersih itu Penting!
Berbekal kepercayaan yang dipegangnya yaitu Shintoism, yang mengajarkan bahwa menjadi bersih dan rapi adalah sebagai penanaman mental dan spiritual, Marie Kondo sudah menjadi tenaga bersih-bersih profesional sejak usia 19 tahun. Tak heran, jika hal ini menjadi pegangan hidupnya.

Tahun 2011, Kondo merilis buku yang berjudul ‘The Life-Changing Magic of Tidying Up’, yang hingga kini sudah dicetak berulang ulang. Bahkan sudah diterbitkan ke belasan bahasa dan berbagai negara di dunia. Dan kemudian diikuti dengan serial tv ‘Tidying Up With Marie Kondo’ yang mulai muncul sejak awal 2019.

Siapa sangka, hobi bebersih berbekal keyakinan yang dianutnya bisa berbuah hasil: sebuah karier baru dalam hidup Kondo. Bahkan nama Marie Kondo dijadikan sebuah kata kerja, yaitu KonMari Method. Menarik, kan? Marie Kondo juga sempat masuk dalam the 100 Most Influential People versi Time Magazine, lho.

Walaupun penuh kontroversi, karena dianggap hanya menggunakan sifat pemalas dari sebagian besar dari kita sebagai sumber penghasilannya, nyatanya KonMari Method berhasil membuat banyak dari kita menata ulang isi rumah dengan barang-barang yang secara emosi membawa kebahagiaan bagi diri kita.

Bahkan, sosiolog Daniel Nehring yang mempelajari industri self-help bilang, “Saat masalah sosial yang besar terasa begitu susah ditangani, tata bahasa moral yang disediakan oleh para entrepreneur seperti Marie Kondo dan Rhonda Byrne menjadi sangat menarik dan mungkin terjadi.”

Dia juga menambahkan bahwa apa yang dilakukan Kondo adalah sangat baik dengan menunjukkan bahwa perubahan sederhana dan praktis yang dilakukan di hidup sehari-hari seseorang bisa punya dampak besar.”

Jadi, sambil menjaga kesehatan kita di masa pandemi ini, tak ada salahnya melihat dan membaca tips ciamik dari Marie Kondo. Yuk, beberes!

Photo by Andrea Davis on Unsplash

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *