Kali ini kita pergi ke Nara Deer Park, yes cuma buat kasih makan rusa, sengaja banget keluar uang 200 yen cuma buat beli crackers, makanan rusa.
Berangkat dari Kyoto menggunakan kintetsu train yang super duper cantik bernama Aoniyoshi.
Sampai di Nara station, kita hanya perlu berjalan agak menanjak sekitar 20 menit ke arah taman tempat rusa berada.
Nara Deer Park ini sudah ada sejak tahun 1880, dan termasuk salah satu dari tempat bersejarah tertua di Jepang.
Masuk taman ini bisa kapan saja, karena buka 24 jam, dan free.
Sementara jika kamu berminat untuk masuk ke tempat historikal lainnya, seperti National Museum, Kofukuji Temple, Kasuga Taisha Shrine dan Tofuiji Temple, kamu harus bayar sekitar 500 yen dan dengan jam operasional dari jam 07.30 hingga 5.30 sore.
Ada sekitar 1200 rusa yang tinggal di taman ini, dan menurut agama Shinto, rusa dikenal sebagai the messenger of the Gods.
Walaupun katanya rusa-rusa ini jinak, mereka kadang bisa agresif, terutama kalau sedang lapar.
Jenis rusa yang ada di Nara ini adalah jenis rusa sika, rusa yang katanya tidak kehilangan bintik-bintik di badannya walaupun mereka beranjak dewasa.
Kebetulan ketika kita datang ke taman ini, beberapa rusa kelihatan tidak mood dikasih crackers.
Kita sempat wondering apa jangan-jangan crackersnya sudah basi atau gosong hingga mungkin terasa pahit di mulut mereka?
Ah, tapi ternyata begitu banyak crackers berserakan di rumput, tidak termakan. Mungkin mereka kekenyangan? Atau cracker sudah dianggap overrated? Haha…
Setelah ketemu rusa, kita sempat mampir ke Nakatanidou, tempat jual mochi yang terkenal dengan cara pembuatannya yang unik.
Letaknya persis berbelakangan dengan Stasiun Nara. Tidak jauh, kok.
Proses penumbukannya yang cepat disebut mochitsuki. Menu andalan dari Nakatanidou adalah mochi yomogi, mochi lembut berwarna hijau.
Harga satuannya 180 yen. Lumayan! (*)
[ngg src=”galleries” ids=”9″ display=”basic_imagebrowser”]

